Latar Belakang: WHO mencatat 8 juta perempuan per tahun mengalami komplikasi kehamilan dan sekitar 536.000 meninggal dunia. Sejumlah 40% kematian berhubungan dengan anemia. Salah satu intervensi untuk mencegah anemia adalah konsumsi tablet tambah darah secara rutin selama kehamilan. Namun, tingkat kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada ibu hamil dinilai rendah, sehingga perlu melibatkan keluarga sebagai orang terdekat pasien. Karya tulis ilmiah ners ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan. Terjadi peningkatan pengetahuan tentang anemia dan peningkatan kepatuhan minum obat pada Ny. R yang diukur dengan Kuisioner MMAS-8 setelah diberikan intervensi edukasi dan dukungan keluarga sebagai pengawas minum obat.
Copyrights © 2023