Kanker serviks merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia pada wanita dari seluru penyakit kanker yang ada, sehubungan dengan angka kejadian dan angka kematian yang tinggi. WHO menyebutkan bahwa setiap tahun lebih dari 270.000 perempuan meninggal akibat kanker serviks. sedangkan Yayasan Kanker Indonesia menyebutkan setiap tahunnya sekitar 500.000 perempuan didiagnosa menderita kanker serviks dan lebih dari 250.000 meninggal dunia. Tidak melakukan deteksi dini kanker serviks secara teratur dan tepat waktu merupakan faktor terbesar terjangkitnya kanker serviks. Deteksi dini kanker serviks metode IVA merupakan alternatif pemeriksaan yang berbiaya rendah yang dianjurkan untuk fasilitas dengan sumber daya terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku wanita usia subur dalam deteksi dini kanker serviks dengan metode IVA di wilayah Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu Kota Jakarta Selatan Tahun 2017. Metode penelitian ini dilakukan dengan desain penelitian cross sectional dengan menggunakan sampel penelitian sebanyak 50 orang responden WUS usia 30-50 tahun yang sudah menikah. Pengambilan sampel ini dilakukan sejak bulan Juni 2017 dengan menggunakan data primer yaitu dengan membagikan kuesioner kepada responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang melakukan deteksi dini kanker serviks dengan metode IVA sebanyak 15 orang (30%) dan tidak melakukan sebanyak 30 (70%). Berdasarkan uji statistik chi square dengan α = 0.05 menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara perilaku wanita usia subur dalam deteksi dini kanker serviks dengan metode IVA dengan pengetahuan (p value = 0.002), sikap (p value = 0.000), persepsi (p value = 0.000), keterjangkauan fasilitas kesehatan (p value = 0.000), dan dukungan suami (p value = 0.001). Meningkatkan kegiatan pendidikan, pengetahuan kesehatan tentang deteksi dini kanker serviks dengan metode IVA oleh tenaga kesehatan kepada WUS melalui penyuluhan dengan cara memberikan bujukan, himbauan, ajakan, memberi informasi yang akan memberikan kesadaran pada WUS tentang kanker serviks.Â
Copyrights © 2022