Kemiskinan terjadi karena terbatasnya lapangan pekerjaan, tingkat pendidikan rendah, dan beban hidup keluarga. BAZNAS dalam misi pengentasan kemiskinan memberikan kontribusi pada bidang pembangunan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan melalui dana sosial seperti zakat, infak, dan sedekah. Penelitian ini dilakukan untuk melihat peran intermediasi sosialĀ BAZNAS Kabupaten Mandailing Natal terhadap kesejahteraan masyarakat miskin serta mengetahui kendala BAZNAS dalam menjalankan peran intermediasi sosial terhadap masyarakat miskin. Jenis penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil yang telah diperoleh dalam penelitian ini bahwa peran intermediasi BAZNAS terwujud dalam bentuk bantuan konsumtif, produktif, dan adanya program BAZNAS Kabupaten Mandailing Natal yang berlandaskan aspek maqashid syariah seperti Madina Sehat, Madina Taqwa, Madina Cerdas, Madina Makmur dan Madina Peduli. Adapun kendala BAZNAS dalam menjalankan peran intermediasi sosial yaitu terbatasnya sumber daya manusia pihak BAZNAS, kesulitan pembuatan keputusan karena harus berkoordinasi dengan pusat, komunikasi yang terbatas dengan pengurus desa, serta masih kurangnya kesadaran dan kejujuran dari masyarakat miskin.
Copyrights © 2023