Era digital telah merevolusi sistem media massa, menggeser dominasi platform konvensional menuju media digital yang digerakkan oleh kecanggihan algoritma dan teknologi informasi. Transformasi ini membawa dampak signifikan terhadap proses produksi, distribusi, hingga konsumsi informasi yang kini berlangsung secara cepat, interaktif, dan terpersonalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan struktural media massa di era digital, mengidentifikasi tantangan utama yang dihadapi oleh industri media, serta mengeksplorasi strategi adaptif yang diterapkan oleh lembaga-lembaga media untuk bertahan di tengah disrupsi digital. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif-deskriptif, dengan metode pengumpulan data melalui analisis dokumen dan wawancara mendalam terhadap praktisi media dari tiga portal berita daring terkemuka di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi media memungkinkan perluasan jangkauan audiens secara global, peningkatan kecepatan distribusi informasi, serta keterlibatan pengguna dalam bentuk interaksi dua arah. Namun demikian, tantangan besar muncul dalam bentuk disinformasi, fragmentasi audiens, penurunan kualitas jurnalisme, dan dominasi algoritma yang berpotensi bias. Sebagai bentuk respons, media mengadopsi strategi seperti penguatan infrastruktur digital, penerapan analitik audiens berbasis data, serta pengembangan jurnalisme hibrida yang menggabungkan kecepatan dan kedalaman informasi. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam memahami evolusi media serta strategi komunikasi adaptif di era digital.Kata kunci: algoritma, audiens, jurnalisme, media digital, transformasi
Copyrights © 2024