Musim hujan adalah peristiwa di mana terjadi peningkatan curah hujan pada suatu wilayah yang kondisinya akan berubah dalam jangka waktu tertentu dalam satu tahun. Saat musim hujan seperti ini, banyak orang yang harus mengantisipasi apabila hujan datang secara tiba-tiba tanpa bisa diprediksi. Banyak kegiatan atau aktivitas yang dipengaruhi oleh hujan, menjemur pakaian adalah salah satunya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dirancanglah sebuah alat dengan sistem kontrol otomatis yang dapat menggerakkan jemuran ketika turun hujan. Jemuran otomatis ini akan bekerja jika terjadi hujan, maka jemuran akan masuk ke dalam dan secara otomatis akan keluar jika sudah tidak hujan. Alat ini menggunakan sensor hujan yang akan mengirimkan sinyal ke mikrokontroler yaitu ESP32. Motor DC akan menerima sinyal untuk menggerakkan jemuran. Alat ini juga dilengkapi dengan sensor ultrasonik HC-SR04 yang akan membuat kipas angin menyala untuk membantu mengeringkan pakaian pada saat terjadi hujan. Jemuran otomatis ini dapat dipantau dengan smartphone jarak jauh dengan sistem Internet of Things (IoT) melalui aplikasi Blynk. Dalam pengujian ini mendapatkan nilai tegangan yang menunjukkan perbedaan potensial yang mendorong aliran listrik dalam rangkaian, arus yang menunjukkan aliran muatan listrik yang melalui sistem, serta daya yang menunjukkan seberapa cepat energi dugunakan oleh alat. Dari pengujian ini didapatkan bahwa tegangan maksimum yang didapat adalah 14.10 V, arus 1.88 A, dan daya 26.5 W pada jam 12.00 WIB. Ketika semua beban aktif, maka konsumsi daya mencapai 63.26 W. Sensor hujan mampu mendeteksi jika terjadi hujan yang membuat motor DC bergerak sehingga jemuran masuk ke dalam. Sensor ultrasonik mampu mendeteksi, yaitu jika ada jemuran, maka fan DC akan menyala secara otomatis.
Copyrights © 2024