Universitas Muhammadiyah Banjarmasin berencana mengembangkan berbagai fasilitas kampus salah satunya adalah Universitas Muhammadiyah Banjarmasin Convention Center (UMBCC) yang memiliki fasilitas auditorium dan fasilitas penunjang berupa, penginapan dan ruang rapat, toko yang disewakan, serta cafetaria untuk civitas akademika kampus. Sebagai bangunan baru, dalam proses perancangan harus mempertimbangkan analisis tapak dan analisis ruang, agar mendapat konsep penyusunan ruang yang selaras dengan tapak serta kondisi eksisting sekitar yang sudah ada. Oleh sebab itu diperlukan pendekatan kontekstual yaitu sebuah pendekatan yang memperhatikan kondisi lingkungan sekitar baik fisik maupun non fisik. Tujuannya adalah mendapatkan desain/hasil rancangan berbasis kontekstual. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil yang didapat adalah: (1) Mengkoneksikan aktivitas dengan bangunan lainnya, menghasilkan prioritas kedekatan atau posisi ruang dalam sebuah bangunan yang semakin menambah keterhubungan antar bangunan sekitar, (2) Analisis aksesibilitas baik secara visual maupun secara pencapaian, dimana kita dapat menentukan letak terbaik untuk sebuah ruangan, (3) Adaptasi dan sinkronikasi terhadap karakteristik lingkungan sekitar dapat menentukan orientasi hadap ruang dan bangunan.
Copyrights © 2023