Involusi uteri merupakan terjadinya kontraksi secara terus menerus yang ditandai dengan penurunan tinggi fundus uteri atau kembalinya uterus kekeadaan sebelum hamil. Tujuan penelitian ini untuk menguji efektivitas Kombinasi Metode Back Rolling Massage dan Batangeh Terhadap Percepatan Involusi Uterus Pada Ibu Postpartum sectio caesarea. Kombinasi metode tersebut menginisiasi sekresi hormon oksitosin dari kelenjar hipofisis untuk membantu penjepitan pembuluh darah diantara anyaman otot-otot uterus secara kuat dan teratur sehingga perdarahan setelah plasenta dilahirkan menjadi berhenti. Kinerja sekresi oksitosin dapat menghentikan prognosis kematian ibu postpartum akibat perdarahan terus menerus atau disebut subinvolusi. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan desain Posttest Only Control Design. Teknik pengambilan sampel yaitu Purposive sampling sejumlah 180 pasien post sectio caesarea dibagi 2 kelompok yaitu intervensi dan kontrol. Penentuan sampel didasarkan pada diagnosis dokter obgyn yang bertugas di rumah sakit penelitian. Instrumen menggunakan Lembar Observasi dan daftar cheklist untuk mengetahui proses involusi pada ibu post partum 12 jam dan hari ke 7. Metode analisis data dengan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan rerata yang bermakna pada penurunan tinggi fundus uteri antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol (p<0,05). Kesimpulan penelitian yaitu hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap ilmu kebidanan sebagai salah satu upaya nonfarmakologik dalam mempercepat proses involusi uteri dengan cara mencegah perdarahan postpartum karena sub involusi uteri serta dapat mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi angka mortalitas dan morbiditas ibu.
Copyrights © 2024