Anemia ialah suatu kondisi ketika kadar hemoglobin atau eritrosit dalam darah kurang dari normal. Data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi anemia di Indonesia sekitar 23,7%. Kurangnya pengetahuan mengenai anemia menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kejadian anemia pada setiap individu, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa pendidikan Universitas Mataram mengenai anemia. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross-sectional. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner online yang dibagikan kepada mahasiswa/i dan kemudian dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Responden yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 220 mahasiswa, dimana 103 mahasiswa (46,8%) memiliki pengetahuan tinggi, 112 mahasiswa (50,9%) memiliki pengetahuan cukup, dan 5 siswa (2,27%) memiliki pengetahuan rendah mengenai anemia. Analisis statistik yang telah dilakukan dengan menggunakan uji Kruskal Wallis dan uji Man-Whitney didapatkan tidak ada perbedaan yang signifikan (CI 90%, p>0,05) antara jenis kelamin (p=0,317) dan usia (p=0,911), serta terdapat perbedaan yang signifikan antara program studi (p=0,043) dengan tingkat pengetahuan responden. Sebagian besar mahasiswa/i pendidikan Universitas Mataram memiliki pengetahuan yang cukup mengenai anemia (50,9%).
Copyrights © 2024