Many chicken farmers in Indonesia still rely on conventional approaches in their operations, including manual feeding, watering, and temperature control. The aim of this research is to design and build an IoT-based smart chicken coop system. This system will allow for more accurate monitoring of factors affecting poultry production, such as temperature conditions, air humidity, feed and water supply, and automatic lighting. With this system, farmers can make more efficient and quick decisions, which will ultimately increase productivity and welfare of chickens, as well as optimize resource utilization. The IoT platform used to run the monitoring process in the smart coop is Blynk. Utilizing Blynk will assist farmers in collecting data, visually illustrating, and analyzing data in real time. Testing was conducted on four subsystems of the coop design, where the results of component testing and sensor calibration found that the DHT22 temperature and humidity sensor has an average reading discrepancy of 0.75%, the LDR light sensor has accurate values in room conditions, the ultrasonic sensor has an average reading discrepancy of 0.9%, while the water level sensor can provide accurate detection on water thus it can be used as a platform for monitoring. The results of functional test of the system as a whole, showed that the system works very well, making it effective to be a solution for chicken farmers.Bahasa Indonesia Abstract:Peternak ayam banyak yang masih mengandalkan pendekatan konvensional dalam operasional peternakannya, termasuk pemberian pakan, air minum, dan pengaturan suhu yang dilakukan secara manual. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan membangun sistem kandang ayam pintar berbasis IoT. Sistem ini akan memungkinkan pemantauan yang lebih tepat terhadap faktor-faktor yang memengaruhi produksi ayam unggas, seperti kondisi suhu, kelembaban udara, pasokan pakan dan air, serta pencahayaan otomatis. Dengan adanya sistem ini, peternak dapat membuat keputusan yang lebih efisien dan cepat, yang pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan ayam, serta mengoptimalkan penggunaan sumber daya. Platform IoT yang digunakan untuk menjalankan proses pemantauan di dalam kandang adalah Blynk. Pemanfaatan Blynk akan membantu peternak dalam mengumpulkan data, menggambarkan secara visual, dan menganalisis data secara real time. Pengujian dilakukan terhadap empat proses dari perancangan alat ini, di mana dari hasil pengujian per komponen dan kalibrasi sensor didapatkan bahwa sensor suhu dan kelembapan DHT22 mempunyai selisih bacaan sebesar 0.75%, sensor cahaya LDR mempunyai nilai yang akurat pada kondisi ruangan, sensor ultrasonik mempunyai selisih bacaan sebesar 0.9%, dan sensor water level dapat memberikan deteksi yang akurat pada air sehingga dapat digunakan sebagai platform untuk monitoring. Dari hasil pengujian fungsional sistem secara keseluruhan didapatkan bahwa sistem bekerja sangat baik, sehingga sistem efektif untuk menjadi solusi bagi peternak ayam.
Copyrights © 2024