Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Vol 7, No 1 (2007)

Perbandingan Derajat Keparahan Maloklusi dan Kebutuhan Perawatan Ortodontik pada Remaja Etnik Jawa dan Etnik Cina di Kodya Yogyakarta

Setyaningsih, Pipiet (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Jun 2016

Abstract

Malocclusion is a deviate dental occlusion the numbers and type of the deviation, are varied. The purpose of this study was to obtain the differences of malocclusion severity and orthodontic treatment need between Javanese and Chinese adolescent in Kodya Yogyakarta. The study was carried on 200 subjects consisted of 100 subjects Javanese and 100 subjects Chinese adolescent in Kodya Yogyakarta.The Dental Aesthetic Index was used to measured degree of malocclusion, while the questionnaires in The Dental Aesthetic Index was used to measure the orthodontic treatment need. The t - test was used to find out the differences of malocclusion degree and orthodontic treatment need between Javanese and Chinese adolescent ethnic with significance 0,05. The result showed there were no significant differences neither malocclusion degree nor the orthodontic treatment need between Javanese and Chinese adolescent etnhic in Kodya Yogyakarta (p 0,05). Conclusion: There were no difference about the differences of physic, culture and dietic habit to neither malocclusion degree nor orthodontic treatment need between Javanese and Chinese adolescent ethnic in Kodya Yogyakarta.Maloklusi adalah oklusi gigi geligi yang menyimpang dari normal, penyimpangan tersebut berupa ciri maloklusi yang jumlah dan macamnya bervariasi baik pada tiap individu maupun pada kelompok populasi. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan perbedaan keparahan maloklusi dan kebutuhan perawatan ortodontik antara remaja etnik Jawa dan etnik Cina di Kodya Yogyakarta, sehubungan dengan perbedaan fisik, budaya dan kebiasaan makan. Penelitian dilakukan pada 200 subjek yang terdiri dari 100 subjek remaja etnik Jawa dan 100 subjek remaja etnik Cina di Kodya Yogyakarta. Pengukuran keparahan maloklusi dilakukan dengan menggunakan Dental Aesthetic Index. Kebutuhan perawatan ortodontik diukur dengan menggunakan kuesioner yang terdapat dalam Dental Aesthetic Index. Uji t, digunakan untuk mengetahui perbedaan keparahan maloklusi dan kebutuhan perawatan ortodontik antara remaja etnik Jawa dan etnik Cina dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan tingkat keparahan maloklusi dan kebutuhan perawatan ortodontik antara remaja etnik Jawa dan etnik Cina di Kodya Yogyakarta.

Copyrights © 2007






Journal Info

Abbrev

mm

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Mutiara Medika Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (MMJKK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta is a peer-reviewed and open access journal that focuses on promoting medical sciences generated from basic sciences, clinical, and community or public health research to integrate researches in ...