Salah satu faktor keberhasilan dan kegagalan komunikasi dapat dipengaruhi dan ditentukan oleh banyak faktor. Salah satunya pada faktor proses komunikasi itu sendiri dalam proses penyampaian pesan oleh komunikator kepada komunikan melalui media yang menimbulkan efek terhadap keselamatan kerja, menganalisis masalah, dan mengantisipasi hal tersebut terjadi karena kecelakaan kerja yang terlapor atau tercatat itu hanya kecelakaan kerja ringan, yaitu kecelakaan kerja yang perlu pengobatan pada hari itu dan bisa melakakukan pekerjaannya kembali atau istirahat < 2 hari. Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif kuantitafif. Populasi yang terlibat ialah seluruh karyawan atau pekerja di bagian produksi dan pergudangan pt. Japfa comfeed tbk unit makassar sebanyak 126 orang yang teridir. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner . Analisis data menggunakan metode univariat dan bivariat uji chi square dengan tingkat kemaknaan α= 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan komunikasi k3 dengan kejadian kecelakaan kerja diperoleh nilai p = 0,000. Nilai 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa. Adanya hubungan komunikasi k3 dengan kejadian kecelakaan kerja di bagian produksi dan pergudangan pt. Japfa comfeed tbk unit makassar. Adapun saran diharapkan PT. Japfa Comfeed TBK Unit Makassar mampu menjaga konsistensi program pengembangan keahlian dan wawasan K3 pekerja.
Copyrights © 2023