Laut Indonesia kini tengah menghadapi krisis darurat akibat dampak serius dari masalah sampah plastik. Sebagai kontributor sampah plastik terbesar kedua di dunia setelah China, Indonesia menyumbang 0.48-1.29 juta ton dari total 4.8-12.7 juta ton sampah plastik yang mencemari laut secara global. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan mikroplastik pada air PDAM yang dikonsumsi oleh masyarakat di Kelurahan Pampang Kecamatan Panakkukang Kota Makassar. Pengambilan sampel pada 8 titik lokasi berdasarkan jumlah RW yang ada di Kelurahan Pampang. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel air PDAM yaitu menggunakan botol yang diisi sebanyak 600 ml lalu sampel dimasukkan ke dalam ice box dan diberi label pada botol yang sudah diisi. Identifikasi kelimpahan, bentuk, warna dan ukuran dilakukan dengan menggunakan mikroskop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kelimpahan mikroplastik pada air PDAM di Kelurahan Pampang secara total yaitu mencapai 9,167 item/L, mikroplastik yang banyak ditemukan adalah line yang didominasi dengan warna biru. Masyarakat Kelurahan Pampang yang mengonsumsi air PDAM diharapkan agar lebih memperhatikan kualitas air yang dikonsumsi. Sebaiknya, menggunakan alat filtrasi dan menjaga kebersihan wadah penampungan.
Copyrights © 2024