Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perubahan pola interaksi sosial mahasiswa Manajemen Informatika akibat pembelajaran digital. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan instrumen berupa kuesioner yang mengukur frekuensi interaksi sosial mahasiswa melalui media sosial, aplikasi pesan, serta platform digital lainnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk menggambarkan frekuensi dan pola interaksi, serta perbandingan antara interaksi digital dan tatap muka. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan penggunaan platform digital dalam interaksi sosial dan akademik mahasiswa, namun sebagian mahasiswa masih merasa bahwa interaksi tatap muka lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman akademik dan kualitas hubungan sosial. Penelitian ini mengungkapkan bahwa pembelajaran digital mendukung fleksibilitas dalam berkomunikasi, tetapi juga menghadirkan tantangan dalam menjaga kedekatan emosional antar mahasiswa.
Copyrights © 2025