Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Vol 9, No 1 (s) (2009)

Kejadian Luar Biasa Skabies Di Dusun Gunung Pentul

Susetiati, Devi Artami (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 May 2016

Abstract

Scabies remains a major public health problem in many developing countries according to data from primary health care. Community knowledge and practices about scabies influenced scabies outbreak. To determine community knowledge and practices of scabies in Gunung Pentul village, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulonprogo. A cross-sectional study with descriptif analysis was performed in Gunung Pentul village on April 15th,2007. Data was collected by questioners. Questioner comprises of identity, house ’s conditions and environments, 12 questions of knowledge and 20 questions of attitude and practices. Sixty percent of total score considered to be good knowledge and practice. Subjects of this study were 37 persons whereas 14 were being males (n=37,8%). High score of knowledge is 56,8%, low score of knowledge is 43,2%. Whereas high score of practice is 54,1%, low score of practice is 45,9%. The environment of Gunung Pentul village actually was in good condition, but unfortunately the personal higiene was poor according to the lower score of knowledge and practice. Beside that they had no transportation, health service, and lower income.Skabies di negara berkembang merupakan masalah utama kesehatan kulit ditandai dengan adanya laporan kejadian luar biasa (KLB) skabies dari Puskesmas. Pengetahuan dan perilaku mempengaruhi penyebaran penyakit. Pengenalan bentuk lesi kulit dapat mendorong seseorang untuk secepatnya berobat. Pengetahuan mengenai cara penularan dapat membuat seseorang mencegah terjadinya endemik penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan perilaku masyarakat Dusun Gunung Pentul, Kabupaten Kulonprogo terhadap latar belakang terjadinya KLB skabies. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan cara potong lintang dilakukan pada semua subyek yang datang pada acara bakti sosial wabah skabies tanggal 15 April 2007 di Dusun Gunung Pentul. Data dikumpulkan dengan cara pengisian lembar kuesioner. Kuesioner berisi identitas, data rumah tinggal, 12 pertanyaan tentang pengetahuan, dan 20 pertanyaan tentang sikap dan perilaku. Penilaian skor pengetahuan dan perilaku ditentukan dengan cara menetapkan skor baik untuk pengetahuan dan perilaku sebesar nilai 60% dari total skor pertanyaan. Jumlah subyek yang bersedia mengisi kuesioner sebanyak 37 orang dengan 14 diantaranya laki-laki (n=37,8%). Hasil skor tinggi tingkat pengetahuan yaitu 56,8%, skor rendah 43,2%. Sedangkan skor tinggi tingkat perilaku yaitu 54,1%, skor rendah 45,9%. Lingkungan di Dusun Gunung Pentul cukup baik hanya saja kesadaran menjaga kesehatan pribadi masih banyak yang belum peduli. Hal ini terlihat dari skor tingkat pengetahuan dan perilaku yang masih rendah. Selain itu masih ada kendala lain seperti pendapatan per kapita perbulan dibawah UMR, transportasi terbatas dan kurangnya sarana kesehatan.

Copyrights © 2009






Journal Info

Abbrev

mm

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Mutiara Medika Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (MMJKK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta is a peer-reviewed and open access journal that focuses on promoting medical sciences generated from basic sciences, clinical, and community or public health research to integrate researches in ...