: Umumnya campuran beton terdiri dari air,semen, dan agregat. Namun, pada saat ini dilakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas beton termasuk menggunakan bahan tambah dalam campuran beton yang dapat berfungsi sebagai filler atau additive. Salah satu inovasi terhadap bahan pembuat beton dengan menggunakan limbah pecahan keramik sebagai bahan pengganti agregat kasar. Penelitian ini memanfaatkan limbah pecahan keramik sebagai pengganti agregat kasar dengan bahan tambah Sikacim Concrete Additive dengan tujuan mengetahui pengaruh pemanfaatan limbah keramik dan Sikacim Concrete Additive terhadap kuat tekan dan kuat lentur beton. HHhHHHHJJJJJJJHHasil penelitian menunjukkan kuat tekan beton normal sebesar 25,86 Mpa, variasi pecahan keramik 5% dan Sikacim Concrete Additive 0% sebesar 26,23 Mpa, variasi pecahan keramik 5% dan Sikacim Concrete Additive 0,6% sebesar 27,55 Mpa, variasi pecahan keramik 5% dan Sikacim Concrete Additive 0,8% sebesar 29,35 Mpa. Kemudian pada kuat lentur beton normal 4,0 Mpa, variasi pecahan keramik 5% dan Sikacim Concrete Additive 0% mencapai 4,089 Mpa, variasi pecahan keramik 5% dan Sikacim Concrete Additive 0,6% mencapai 4,178 Mpa, variasi pecahan keramik 5% dan Sikacim Concrete Additive 0,8% mencapai 4,267 Mpa. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan 5% limbah pecahan keramik dengan tambahan Sikacim Concrete Additive 0,6% dan 0,8% mampu meningkatkan kuat tekan dan kuat lentur beton.
Copyrights © 2024