Tindakan pembedahan merupakan salah satu bentuk upaya terapi yang dapat mendatangkan ancaman integritas tubuh dan jiwa seseorang. Pembedahan yang direncanakan dapat menimbulkan respon fisiologis maupun psikologi pada pasien seperti kecemasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan pasien sebelum dan sesudah pemberian edukasi pre operasi di Ruang Lawu RSSA Malang. Desain dalam penelitian ini penelitian observasional dengan desain pre-post tes dalam satu kelompok (One group pra-post design). Responden penelitian ini adalah pasien yang melaksanakan operasi di Ruang Lawu berjumlah 61 orang, ditentukan dengan metode pusrposive sampling. Kuesioner yang digunakan untuk mengukur tingkat kecemasan adalah skala HARS, yang dilakukan pengambilan data sebelum pasien mendapatkan edukasi, dan setelah pasien mendapatkan edukasi. Analisa data menggunakan uji wilcoxon. Hasil wilcoxon menunjukkan bahwa ada perbedaan tingkat kecemasan pasien sebelum dan sesudah pemberian edukasi pre operasi dengan nilai p value 0,00 (p<0,05). Saran: keadaan psikologis pasien sebelum melaksanakan operasi perlu menjadi perhatian bagi perawat, dengan menurunkan kecemasan akan membuat tingkat kepuasan pelayananan dan keberhasilan tindakan semakin meningkat.
Copyrights © 2022