Persalinan preterm merupakan suatu persalinan yang dimana terjadi saat ibu berada di usia kehamilan kurang dari usia 37 minggu kehamilan. Persalinan preterm merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas neonatal, yaitu 60-80% di seluruh dunia. Indonesia menempati posisi kelima sebagai negara dengan persalinan preterm tertinggi dunia dengan jumlah sebanyak 675.500 atau 15,5 dari 1000 kelahiran hidup. Persalinan preterm dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti paritas dan preeklamsi. Terdapat pro-kontra mengenai hubungan antara paritas dan preeklamsi dengan kejadian persalinan preterm. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara paritas dan preeklamsi dengan kejadian persalinan preterm di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain penelitian case-control. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling pada data Rekam Medis ibu bersalin yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 220 sampel. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara paritas dan preeklamsi dengan kejadian persalinan preterm di RSUD Provinsi NTB.
Copyrights © 2023