Pada masa pandemi, berbagai jenis pelayanan dibatasi dan dihentikan akibat adanya pembatasan sosial yang dilakukan untuk menghindari kontak fisik agar terhindar dari penularan COVID-19. Salah satu pelayanan yang dibatasi adalah pelayanan kesehatan reproduksi wanita usia subur (WUS). Dengan berkurangnya pelayanan dan distribusi kontrasepsi yang terjadi, penulis tertarik untuk mengkaji tentang dampak pandemi COVID-19 terhadap kesehatan reproduksi wanita usia subur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pandemi COVID-19 terhadap kesehatan reproduksi wanita usia subur. Studi ini menggunakan metode tinjauan literatur sehingga sumber data yang digunakan melalui referensi penelitian yang pernah ada sebelumnya, buku-buku, serta karya tulis lainnya yang berhubungan dengan topik pembahasan. Hasil penelitian ini menunjukan dampak pandemi COVID-19 terhadap kesehatan reproduksi wanita usia subur meliputi pendapatan yang rendah akibat berhentinya kegiatan ekonomi sehingga mengakibatkan sulitnya mengakses layanan kontrasepsi. Selain itu, tingginya kegiatan seksual yang dilakukan menyebabkan terjadinya kehamilan yang tiadak diinginkan. Dampak dari tingginya kehamilan yang tidak direncanakan tersebut mengakibatkan tingginya tingkat risiko kematian ibu dan bayi serta masalah kekerasan dalam rumah tangga
Copyrights © 2023