Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja, pengalaman, dan teknologi informasi terhadap kemampuan auditor internal dalam mendeteksi kecurangan dengan skeptisme profesional sebagai variabel moderasi pada Bank Tabungan Negara (BTN). Latar belakang penelitian adalah peran auditor yang belum maksimal dalam menjalankan fungsi pengawasan untuk mendeteksi kecurangan dan masih tingginya kasus kecurangan di sektor perbankan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei. Sampel sebanyak 155 auditor internal BTN dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil menunjukkan beban kerja berpengaruh negatif, pengalaman berpengaruh positif dan teknologi informasi berpengaruh positif terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi kecurangan. Skeptisme profesional berpengaruh positif terhadap kemampuan deteksi kecurangan dan memoderasi pengaruh teknologi informasi, namun tidak memoderasi pengaruh beban kerja dan pengalaman. Implikasi penelitian ini memberikan masukan bagi manajemen BTN untuk mengoptimalkan beban kerja auditor dan meningkatkan pemanfaatan teknologi informasi yang didukung skeptisme profesional dalam mendeteksi kecurangan.
Copyrights © 2025