Artikel ini mendedahkan agama Adam bagi komunitas Samin di Kudus Jawa Tengah. Tujuan terpublikasikannya agama Adam agar tidak lagi distigma publik pada warga Samin sebagai ateis, pembangkang, kolot, dsb karena publik memahami ajaran agama Adam sehingga terwujud toleransi. Data diperoleh dengan observasi, wawancara, dan mengkaji referensi. Hasil riset, Adam bagi warga Samin sebagai makhluk Tuhan (Yai) terlahir pertama di dunia agar ada kehidupan di alam raya. Agama Adam ajarannya yakni doa, semedi, berpuasa, dan berperilaku baik. Bersemedi tempatnya di rumahnya (sanggar pamujan), yang terbaik untuk berdoa pada tengah malam (tengah latri). Ajarannya diwariskan secara regenerasi dengan bahasa tutur. Kepatuhan atau ketidakpatuhan diri warga Samin atas ajaran agama Adam tergantung kualitas diri. Pemerintah mengategorikan agama Adam sebagai penghayat kepercayaan.
Copyrights © 2023