Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan terjadi bencana alam. Tencatat, sepanjang tahun 2021 Indonesia telah mengalami sebanyak 5.402 frekuensi bencana yang terjadi di Indonesia menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Penelitian ini menganalisis dan menguji efektivitas Pooling Fund Bencana (PFB) di Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh melalui website Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Keuangan RI yaitu data pada tahun 2016 sampai 2021 di 34 provinsi. Menggunakan data panel yang diolah menggunakan Excel dan STATA. Di tingkat pemerintah daerah, diperlukan keputusan untuk memastikan berjalannya skema pengelolaan keuangan daerah untuk bencana. Dengan memastikan hal tersebut, akan tercapai efektivitas keuangan. Hasil dari penelitian ini adalah dikarenakan alokasi anggaran dari pemerintah yang fluktuatif untuk pembiayaan bencana, maka diperlukan instrumen PFB dirancang sebagaimana mestinya yaitu untuk dimanfaatkan dalam pembiayaan kegiatan dari penanggulangan bencana dan mitigasi risiko bencana.
Copyrights © 2024