Kantor Pos Cianjur merupakan perusahaan yang bergerak di bidang layanan pos dan kurir. Pada Tahun 2018, perusahaan menghadapi permasalahan kejadian tidak terduga pada saat melaksanakan pengiriman barang, seperti kiriman rusak, selisih kurang item kiriman, salah salur, dan salah tempel resi yang mengakibatkan ketidakcapaian standar waktu pengiriman secara signifikan tinggi dan kejadian tersebut menjadi risiko pada perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko operasional dan membuat matriks risiko untuk menentukan prioritas penanganan risiko melalui penerapan Enterprise Risk Management (ERM). Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa risiko utama yang perlu diprioritaskan adalah keterlambatan pengiriman barang, salah salur, dan kiriman rusak (kategori high risk), serta kekurangan item kiriman, salah tempel resi, dan ketidaksesuaian proses dan sistem (kategori moderat risk). Penanganan risiko berhasil mengurangi risiko operasional dan mengurangi tingkat ketidakcapaian standar waktu pengiriman barang menjadi signifikan moderat. Perusahaan harus terus-menerus memperbaiki proses pengiriman barang.
Copyrights © 2024