Sustainable Development Goals (SDGs) mencantumkan perkembangan masa kanak-kanak yang berkualitas ke dalam tujuan 4.2.1, yakni proporsi perkembangan anak balita dari segi usia termasuk kondisi psikososial, pembelajaran, dan kesehatan. Adapun faktor yang memengaruhi perkembangan balita salah satunya yaitu status gizi. Apabila anak mengalami masalah gizi maka dapat menghambat proses perkembangan balita. Pelaksanaan penelitian ini bertujuan menganalisis korelasi antara perkembangan motorik kasar terhadap status gizi balita di Kelurahan Sidotopo Wetan, Kecamantan Kenjeran, Kota Surabaya. Selanjutnya metode yang dipilih dalam penelitian berjenis observasional analitik yakni metode kuantitatif. Lalu desain penelitian berupa cross sectional agar dapat memberikan gambaran situasional pada titik waktu tertentu. Variabel terikat dan bebas diambil dalam waktu yang bersamaan. Metode pengambilan sampel dilakukan secara cluster random sampling sejumlah 100 responden. Instrumen yang diterapkan untuk mengukur perkembangan dan status gizi balita yaitu Denver II dan indikator BB/TB. Sementara pengujian statistiknya menerapkan chi-square. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan diperoleh 48% perkembangan balita tergolong suspect pada motorik kasar. Kemudian dari hasil analisis bivariat sebagai bagian dari uji statistik didapatkan p-value untuk perkembangan motorik kasar dan status gizi tidak melebihi 0,05. Berarti ditemukan korelasi diantara perkembangan motorik kasar dan status gizi balita.
Copyrights © 2024