Iklan permen juga tidak terlepas dari persaingan tersebut. Para produsen permen selalu berusaha menarik perhatian dari audiens untuk mendapatkan perhatian. Iklan permen suteka adalah salah satunya. Pada dekade 2000-an, iklan permen suteka tidak hanya menampilkan keunggulan atau review produk melainkan menampilkan atau mengeksploitasi tubuh perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang seksualitas perempuan dalam iklan Suteka yang memperlihatkan objektifikasi seksual dari tubuh perempuan. Penelitian ini menggunakan semiotika dari Roland Barthes sebagai metode penelitiannya. Hasil temuan yang didapatkan menunjukkan bahwa iklan Surteka ini menggunakan male gaze dan menampilkan perempuan sebagai objek pemuas. Eksploitasi seksualitas terlihat jelas pada iklan Suteka dan ditandai dengan narasi dan adegan seperti pakaian terbuka, membelai leher untuk menggoda, suara desahan, dan lain-lain. Perempuan ditampilkan sebagai obyek seks yang menggoda bagi laki-laki dalam iklan ini.
Copyrights © 2024