Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan desain pembelajaran yang ramah anak dalam konteks pendidikan abad ke-21, dengan fokus pada menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung peserta didik. Dalam penelitian ini, metode mix methods digunakan peneliti dalam mengidentifikasi prinsip-prinsip dan pendekatan yang dapat diterapkan di sekolah dasar. Metode kombinasi (mix -method) Sequintal Explanatory adalah suatu prosedur penelitian di mana peneliti mengintegrasikan hasil dari satu metode penelitian dengan metode lainnya Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain modul ajar pembelajaran ramah anak dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam konteks pembelajaran abad ke-21. Simpulan penelitian ini adalah bahwa penerapan Desain Modul Ajar berorientasi Cultural Responsive Teaching (CRT) secara signifikan meningkatkan lingkungan belajar yang ramah anak. Berdasarkan data kuantitatif, nilai rata-rata peserta didik meningkat dari 59,93 pada pretest menjadi 88,36 pada posttest. Dengan demikian, CRT terbukti efektif dalam tidak hanya meningkatkan hasil belajar, tetapi juga dalam menciptakan lingkungan yang lebih menyambut dan suportif bagi semua peserta didik.
Copyrights © 2024