Low back pain merupakan gangguan yang mengakibatkan disabilitas di seluruh dunia, peningkatan jumlah kasus sebanyak 60%, tahun 2020 diperkirakan sekitar satu dari 13 orang secara global mengalami low back pain yang setara dengan 619 juta orang. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa hubungan faktor determinan (usia, jenis kelamin dan serum total kolesterol) terhadap keluhan low back pain. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru di SDN Wates 5 Kota Mojokerto. Jumlah sampel dalam penelitian adalah 38 guru yang diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil uji independensi Chi-Square pada faktor determinan yang berhubungan dengan keluhan low back pain menunjukkan variabel jenis kelamin dengan X2(1) = 0,041, p = 0,839, V = 0,38, sedangkan untuk variabel usia menunjukkan X2(1)=21,00, p = 0,000, V = 0,743, dan untuk variabel serum total kolesterol X2(1)=26,68 , p = 0,000 , V = 0,838. Uji analisis yang digunakan dalam penelitian ini ialah uji Chi-Square. Faktor determinan yang berhubungan signifikan dengan keluhan low back pain adalah usia dan serum total kolesterol, sedangkan untuk jenis kelamin tidak mempunyai hubungan yang signifikan, akan tetapi variabel serum total kolesterol memiliki tingkat hubungan yang lebih kuat dibandingkan variabel lain. Diet rendah kolesterol, merupakan faktor yang dapat dimodifikasi dan menjadi faktor yang penting untuk diperhatikan dalam pencegahan terhadap keluhan low back pain.
Copyrights © 2024