Fenomena mengenai Literasi keuangan (Financial Literacy) tengah ramai di bicarakan. Literasi keuangan mendapatkan perhatian khusus dikarenakan keinginan dari sebuah negara supaya memiliki penduduk yang memiliki kecerdasan dan kualitas yang baik secara finansial, sehingga dapat memberikan dampak yang baik bagi roda perekonomian negara tersebut. Kesulitan Keuangan tidak hanya berasal dari rendahnya pendapatan namun, kesulitan Keuangan juga bisa muncul akibat dari kesalahan dalam mengelola keungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan tingkat Literasi Keuangan pada pelaku Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah UMKM Kabupaten Cianjur” Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik Purposive Sampling penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu yaitu sebanyak 110 orang. Hasil analisis mengenai tingkat literasi keuangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Cianjur 14,5% memiliki literasi keuangan rendah, 69,1% memiliki literasi keuangan sedang, dan 16,4% memiliki literasi keuangan tinggi. Secara keseluruhan, mayoritas pelaku UMKM memiliki literasi keuangan yang cukup baik. Secara keseluruhan, rata-rata pelaku UMKM di Kabupaten Cianjur memiliki pengetahuan keuangan yang memadai dan memahami produk serta jasa lembaga keuangan. Pengetahuan keuangan yang dimiliki berkontribusi positif terhadap pengembangan usaha dan kemampuan mengatasi risiko dalam pengelolaan keuangan.
Copyrights © 2024