Pelayanan yang menyeluruh dan unggul yang diberikan kepada seluruh ibu hamil disebut dengan pelayanan antenatal terpadu. Pelayanan antenatal terpadu (ANC) yang meliputi identifikasi faktor risiko dini dan pemberian pengobatan bagi ibu hamil yang mengalami masalah sangat penting dalam menentukan hasil persalinan. Salah satu dampak dari kurangnya penyediaan layanan antenatal adalah Angka Kematian Ibu (AKI). Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif, cara menentukan informan dengan teknik porposiv sampling, informan kunci adalah pimpinan kepala puskesmas, informan tambahan adalah Bidan kordinator, bidan Desa dan Ibu hamil, informan tambahan kader posyandu. Teknik pengambilan data Observasi , wawancara, focus grup diskusi, dokumentasi. Teknik analisis data Reduksi data, penyajian data, Penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data Triangulasi data, Triangulasi metode, Triangulasi sumber. Wilayah kerja Puskesmas Silago Kabupaten Dharmasraya dapat dikatakan belum mencapai jumlah kunjungan Antenatal Care (ANC) yang diharapkan pada tingkat K6. Kekurangan ini disebabkan oleh sarana dan prasarana yang belum memadai serta keterbatasan sumber daya manusia. faktor ekonomi kemudian akses jalan serta keadaan geografi yang menyebabkan kunjungan Antenatal Care k6 diwilayah kerja puskesmas Silago Belum mencapai Target. Kata kunci : Evaluasi, Antenatal Care, kunjungan (k6).
Copyrights © 2024