Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji hubungan antara self-efficacy dengan social loafing di kalangan mahasiswa di perguruan tinggi yang ada di Sumatera Barat. Penelitian ini termasuk dalam kategori kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi yang diteliti terdiri dari 232.308 mahasiswa berdasarkan data BPS Sumatera Barat tahun 2024. Untuk pengambilan sampel digunakan teknik cluster sampling, yang biasanya dipakai saat populasi yang ingin diteliti sangat besar, seperti dalam lingkup negara, provinsi, atau kota. Dalam penelitian ini, sampel diambil dari cluster perguruan tinggi yang sudah ditentukan sebagai unit populasi. Berdasarkan rumus slovin beserta cluster secara acak diperoleh 400 mahasiswa UPI YPTK Padang dan Bung Hatta padang sebagai sampel dalam penelitian. Data dikumpulkan menggunakan skala yang mengukur self-efficacy dan social loafing, sedangkan analisis datanya dilakukan dengan menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat self-efficacy mahasiswa di perguruan tinggi Sumatera Barat berada dalam kategori tinggi, sedangkan tingkat social loafing berada di kategori endah. Penelitian ini juga menemukan adanya hubungan negatif yang signifikan antara self-efficacy dan social loafing, dengan nilai r = -0,126 dan p = 0,012, yang mengindikasikan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat hubungan antara Self-efficacy dengan perilaku Social Loafing pada mahasiswa perguruan tinggi Sumatera Barat.
Copyrights © 2024