Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran struktur sosial dalam proses marginalisasi komunitas adat di Malaka. Komunitas adat Malaka, yang memiliki tradisi dan budaya unik, mengalami tekanan sosial dan ekonomi yang menyebabkan mereka terpinggirkan dalam berbagai aspek kehidupan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, di mana data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur sosial, yang terdiri dari hierarki kekuasaan, kebijakan pemerintah, dan dominasi kelompok mayoritas, berperan signifikan dalam memperkuat marginalisasi komunitas adat. Selain itu, faktor ekonomi, akses terbatas terhadap sumber daya, serta kurangnya partisipasi dalam pengambilan keputusan juga memperburuk kondisi marginalisasi mereka. Penelitian ini menyarankan adanya kebijakan inklusif dan pemberdayaan komunitas adat sebagai upaya untuk mengurangi ketimpangan dan memulihkan hak-hak komunitas adat Malaka.
Copyrights © 2024