Abstrak Tenun Songke khas Golo Bilas memiliki potensi besar dalam pengembangan wisata berbasis masyarakat terutama di destinasi pariwisata super prioritas Labuan Bajo. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan product knowledge pengrajin sebagai salah satu faktor penting dalam keberhasilan pemasaran kain tenun Songke. Penelitian ini dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan wawancara mendalam kepada tokoh masyarakat (tetua adat), pengrajin tenun Songke, dan penjual kain tenun. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan signifikan dalam pemahaman mendalam mengenai produk tenun Songke. Dari enam pengrajin yang diteliti, hanya dua yang mampu menjelaskan secara detail karakteristik, proses pembuatan, hingga nilai budaya kain tenun Songke. Temuan ini mengindikasikan perlunya upaya peningkatan kapasitas pengrajin dalam hal Product Knowledge untuk mendukung pengembangan produk yang lebih berdaya saing dan pelestarian warisan budaya tenun Songke. Kata Kunci: Product Knowledge, Tenun Songke, Desa Wisata Golo Bilas
Copyrights © 2024