Kurangnya kesadaran dalam menjaga keselamatan kerja akibat minimnya pemahaman tentang keselamatan dan kesehatan kerja (K3) telah menyebabkan berbagai kecelakaan di PT ABC. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi risiko kecelakaan kerja, menganalisis akar penyebab kecelakaan, dan memberikan solusi terbaik. Metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) digunakan untuk mengidentifikasi potensi risiko kecelakaan, sedangkan metode Fault Tree Analysis (FTA) diterapkan untuk menentukan akar penyebabnya. Hasil analisis FMEA mengungkapkan 6 jenis kecelakaan kerja, dengan 3 risiko tertinggi yaitu: jari terpotong cetakan (dies) dengan RPN 81 (22,82%), serta jari sobek terkena kiriko dan gerinda masing-masing RPN 63 (17,75%). Disimpulkan bahwa diperlukan peningkatan pengawasan, pelatihan K3 secara berkala, dan pengawasan ketat terhadap penggunaan alat pelindung diri (APD) untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja.
Copyrights © 2024