Perubahan iklim telah menjadi isu global yang mendesak, dengan emisi karbon dari pengelolaan limbah sebagai salah satu kontributor signifikan. Banyak negara maju telah berhasil mengurangi emisi karbon melalui teknologi modern dan kebijakan keberlanjutan, sementara negara berkembang masih menghadapi tantangan dalam efisiensi pengelolaan limbah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi pengelolaan limbah dan dampaknya terhadap emisi karbon di berbagai negara. Metodologi yang digunakan mencakup eksplorasi data, pembersihan, rekayasa fitur, dan pemodelan statistik dengan pendekatan regresi polinomial. Data berasal dari 28 negara anggota OECD selama periode 2018-2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa negara dengan tingkat daur ulang dan insinerasi limbah yang tinggi cenderung memiliki emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan dengan negara yang bergantung pada landfilling. Selain itu, kebijakan dan teknologi memainkan peran penting dalam mengurangi emisi karbon. Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi internasional dan kebijakan adaptif untuk mencapai pengelolaan limbah yang berkelanjutan secara global.
Copyrights © 2025