Perawat merupakan salah satu pekerja tenaga kesehatan (di masa pandemi) yang memiliki waktu bekerja shift, belum tentu memiliki kualitas hidup yang terbilang baik dikarenakan pengaruh dari kelelahan yang diterima selama bekerja, seperti tekanan selama bekerja, tidak memiliki waktu istirahat yang pasti, dan kemampuan tubuh untuk beradaptasi dengan perubahan waktu biologis yang dijalaninya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kelelahan memengruhi kualitas hidup pada perawat yang bekerja dengan sistem shift. Sampel dalam penelitian ini yaitu 32 perawat yang bekerja dengan sistem shift. Pada penelitian ini teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi sederhana. Variabel kualitas hidup diukur menggunakan World Health Organization Quality of Life (2007), serta variabel kelelahan diukur menggunakan Fatigue Assessment Scale yang dikembangkan oleh Michielseon, Vreis, dan Van Heck (2003). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima, yaitu terdapat pengaruh kelelahan terhadap kualitas hidup pada perawat yang bekerja shift dengan nilai R square sebesar 0,240 yang menunjukkan bahwa kelelahan memiliki pengaruh sebesar 24% dan sisanya 76% merupakan faktor lain diluar penelitian.
Copyrights © 2025