Permasalahan kemiskinan di kalangan Penyandang Disabilitas menjadi salah satu isu yang memerlukan perhatian khusus terutama di Kota Medan. Penyandang Disabilitas sering menghadapi berbagai hambatan, baik dari segi aksesibilitas, diskriminasi, maupun keterbatasan peluang kerja yang tersedia. Hal ini menyebabkan rendahnya tingkat partisipasi mereka dalam pasar kerja formal untuk mengatasi permasalahan tersebut, Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan menginisiasi program Job Fair yang di rancang khusus untuk mendukung Penyandang Disabilitas dalam mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan mereka, namun partisipasi perusahaan dalam menyediakan lowongan untuk Penyandang Disabilitas masih rendah hanya 3,35% dari total lowongan yang diperuntukkan bagi mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Data analisis secara kualitatif dengan menggunakan indikator strategi dari Jack Koteen (dalam salusu, 2006:104-105) yang meliputi tipe-tipe strategi yakni Corporate Strategy (Strategi organisasi), Program Strategy (Strategi program), Resources Support Strategy (Strategi Pendukung Sumber Daya), Institutional Strategy (Strategi Kelembagaan). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi program Job Fair yang diselenggarakan Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan telah memberikan dampak positif dalam mendukung Penyandang Disabilitas untuk mendapatkan peluang kerja yang lebih baik.
Copyrights © 2025