Penelitian ini mengkaji konstruksi identitas pemuda dalam Komunitas Titik Temu LDII di Jember sebagai ruang ekspresi seni yang memadukan nilai keagamaan dan kreativitas. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori konstruksi sosial Berger dan Luckmann, penelitian ini mengamati bagaimana pemuda membangun identitas kolektif melalui proses eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi kegiatan komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas seni ini menjadi wadah penting bagi pemuda Muslim dalam memperkuat identitas diri dan nilai-nilai keagamaan di tengah derasnya budaya digital dan globalisasi. Proses pembentukan identitas di Komunitas Titik Temu melibatkan interaksi sosial yang intens, kreativitas seni yang terarah, serta nilai-nilai Islam yang menjadi landasan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman tentang dinamika pembentukan identitas kolektif pemuda dalam komunitas berbasis agama di era modern.
Copyrights © 2025