Konsep konstruksi maskulinitas telah banyak mengalami perubahan, sebagai contoh ditandai dengan munculnya istilah metroseksual yang telah menjadi sebuah fenomena sosial yang signifikan di masa sekarang. J Ryan Karsten dalam konten YouTubenya menggambarkan pria metroseksual sebagai seseorang yang menaruh kepedulian terhadap penampilannya. Stereotip gender tradisional menilai hal tersebut sebagai sebuah hal lebih cenderung mengacu pada sifat feminin sehingga kemunculan fenomena pria metroseksual tersebut menimbulkan isu toxic masculinity. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemaknaan khalayak terhadap maskulinitas pria metroseksual dalam konten video pada Channel YouTube JRyan Karsten. Data yang digunakan yaitu teks media dan pemaknaan dari informan yang dipilih tentang bagaimana pemaknaan khalayak terhadap konstruksi maskulinitas gaya hidup pria metroseksual pada konten video channel YouTube JRyan Karsten. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode reception analysis oleh Stuart Hall. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemaknaan pesan yang disampaikan oleh encoder dapat diterima oleh hampir seluruh informan, yakni representasi maskulin yang ditampilkan dalam konten video channel YouTube JRyan Karsten masih memenuhih karakteristik maskulin. Melalui wawancara dengan lima narasumber, terdapat empat informan yang berada pada posisi pemaknaan dominant dan satu informan pada posisi pemaknaan oposisi. Ke empat informan yang berada di posisi pemaknaan dominant menanggapi hal tersebut sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan oleh J Ryan Karsten dalam konten video pada channel YouTubenya. Sedangkan satu informan yang berada pada posisi pemaknaan oposisi telah membentuk pemaknaan yang berbeda dari pemaknaan dominant. Audiens tidak begitu saja menerima pesan media, namun latar belakang dan pengalaman tersendiri memberikan pengaruh dalam proses pemaknaan audiens. Dengan demikian, hasil dari pemaknaan (decoding) ini bersifat linear yang menjadikan keberagaman pemaknaan (decoding) audiens terhadap Representasi maskulinitas yang ditampilan dalam konten video pada channel YouTube JRyan Karsten.
Copyrights © 2025