Permasalahan sampah di Indonesia terus meningkat dan menuntut pendekatan edukatif yang inovatif. Video game sebagai media edukasi menawarkan potensi besar dalam menyampaikan isu pengelolaan sampah, namun pemanfaatan genre Role-Playing Game (RPG) masih terbatas. Kajian ini menganalisis 15 literatur terkait game edukatif pengelolaan sampah untuk mengevaluasi fokus tema, variabel pembelajaran, serta metode yang digunakan. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas studi menggunakan genre non-RPG seperti simulasi dan puzzle, dengan fokus utama pada peningkatan pengetahuan. Variabel perilaku, motivasi, dan engagement masih kurang dominan, sementara metode yang digunakan bervariasi, mencakup kuantitatif, kualitatif, eksperimen, survei, dan desain game. RPG dinilai memiliki potensi tinggi dalam membangun narasi interaktif dan memotivasi pemain melalui pengalaman belajar yang imersif. Temuan ini mengungkap adanya kesenjangan riset dan merekomendasikan eksplorasi lebih lanjut terhadap efektivitas genre RPG dalam meningkatkan pemahaman dan perubahan perilaku masyarakat terhadap isu lingkungan.
Copyrights © 2025