Peran ganda sebagai ibu dan pekerja seringkali menimbulkan tekanan fisik dan psikologis yang dapat mempengaruhi kesehatan mental. Self compassion yang terdiri dari tiga komponen utama seperti self kindness, mindfulness, dan common humanity diyakini dapat menjadi mekanisme penanggulangan yang efektif. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dengan melibatkan tiga orang ART yang memiliki anak usia sekolah. Tujuan dari penelitian ini untuk memahami dinamika self compassion pada ibu bekerja, khusunya pada Asisten Rumah Tangga (ART) dalam menjalankan peran ganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa dinamika self compassion pada partisipan berkembang seiring berjalannya waktu dan dipengaruhi oleh berbagai faktor internal maupun eksternal. Self kindness diwujudkan dengan pemberian waktu istirahat yang disengaja sebagai bentuk apresiasi terhadap pencapaian kecil dan penerimaan diri terhadap keterbatasan. Mindfulness diimplementasikan melalui upaya untuk fokus pada tugas yang sedang dikerjakan, baik saat bekerja maupun saat berinteraksi dengan anak, tanpa terhanut oleh pikiran-pikiran negatif atau kekhawatiran berlebihan. Common humanitty muncul saat partisipan menyadari bahwa kesulitan dan perjuangan yang dialami juga dirasakan oleh ibu bekerja lainnya, hal ini membantu mengurangi rasa bersalah. Presepsi peran gender dan dukungan keluarga berperan penting dalam terbentuknya dinamika self compassion yang dialami oleh ibu bekerja.
Copyrights © 2025