Dalam karyanya yang terkenal Course in positive Philosophy (1830-1842). Sosiolog Auguste Comte menguraikan secara rinci pandangannya tentang perkembangan pengetahuan manusia. Dalam telaah sosiologi tersebut Comte menguraikan bahwa manusia sebagai bagian dari sebuah organisme sosial yang berkembang, di mana setiap manusia adalah bagian dari struktur yang memiliki fungsi seperti layaknya sebuah organisme biologis. Setiap individu memiliki peran dan fungsi yang saling bergantung dan menentukan terhadap stabilitas dan perkembangan masyarakat itu sendiri. Sinematek Indonesia adalah sebuah lembaga arsip Mandiri yang didirikan oleh sutradara dan penulis skenario Misbach Yusa Biran pada tahun 1974. Hingga hampir 50 tahun pendiriannya lembaga ini menjadi pusat dari berbagai penelitian tentang film Indonesia. Artikel ini adalah sebuah kajian aspek sosiologi dalam konsep organisme sosial Comte dari kekaryaan film sutradara film Teguh Karya (1937-2001) dan koleksi arsip film filmnya di Sinematek Indonesia, satu satunya lembaga resmi pengarsipan film yang didirikan tahun 1974 di Indonesia. Artikel ini mencoba mengajukan sebuah tinjauan peran sosial, dampak sosiologis dan budaya dari koleksi arsip film Teguh Karya, termasuk di dalamnya pendidikan sejarah dan film. Pengamatan secara spesifik melihat film pertama sutradara Teguh Karya berjudul Wajah Seorang Laki Laki (1971). Metode penelitian adalah dengan melakukan observasi materi arsip film dan kunjungan ke arsip film.
Copyrights © 2024