Penelitian ini berusaha untuk menginditifkasi dampak antara pengeluaran konsumsi rumah tangga dan pendidikan bagi kesejahteraan di Kota Samarinda. Teknik kuantitatif diberlakukan dalam penelitian ini. Data sekunder dihimpun dari BPS, lalu diolah melalui analisis Cobb-Douglas dan diolah melalui program SPSS. Khusus variabel konsumsi rumah tangga, terbagi menjadi dua elemen meliputi konsumsi makanan dan konsumsi non-makanan. Output statistik menyajikan tiga temuan penting, dimana konsumsi makanan berpengaruh positif-signifikan bagi kesejahteraan. Akan tetapi, satu hipotesis yang diusulkan telah ditolak yang memperlihatkan bahwa konsumsi non makanan justru berpengaruh negatif-tidak signifikan terhadap kesejahteraan. Pendidikan berpengaruh positif-signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Indikasi penemuan kiranya akan menghasilkan transformasi empiris yang memiliki kebaruan dari sisi dua elemen dalam konsumsi rumah tangga. Lebih lanjut, penelitian dimasa depan dapat mengembangkan metode yang lebih relevan dengan kondisi makroekonomi saat ini.
Copyrights © 2023