Pengawasan adalah sebagai suatu proses untuk menerapkan pekerjaan apa yang sudah dilaksanakan, menilainya dan bila perlu mengoreksi dengan maksud supaya pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan rencana semula. Pemelihraan Berkala Jalan adalah kegiatan penanganan pencegahan terjadinya kerusakan yang lebih luas dan setiap kerusakan yang diperhitungkan dalam desain agar penurunan kondisi jalan dapat dikembalikan pada kondisi kemantapan jalan sesuai rencana sehingga tetap dapat berfungsi secara optimal melayani lalu lintas. Bentuk pengendalian tergantung kepada besarnya arus lalu lintas, semakin besar arus semakin besar konflik yang terjadi semakin kompleks pengendaliannya atau dijalan bebas hambatan memerlukan penanganan khusus.Tujuan dari dilakukannya penelitian pengawasan teknis pemeliharaan berkala jalan Batas Kabupaten MUBA –Simpang Air Itam adalah melakukukan koordinasi dan mengkoordinir terhadap paket pekerjaan yang dikerjakan oleh Kontraktor Pelaksana agar pekerjaan yang dikerjakan tepat mutu, tepat waktu dan tepat sasaran sesuai dengan jadwal rencana pekerjaan atau time schedule. Dengan demikian langkah-langkah penanganan untuk peningkatan harus tetap dilakukan, salah satu upaya adalah dengan meningkatkan mutu jalan yang sudah ada dan membuat jalur-jalur baru untuk memaksimalkan mobilitas kendaraan dan orang secara berkelanjutan dengan melakukan metode dan model Pengawasan yang lebih mengedepankan aspirasi masyarakat sebagai modal sosial pembangunan.Berdasarkan hasil pengamatan dan pengawasan di lapangan, pekerjaan pemeliharaan berkala jalan Batas Kabupaten MUBA – Simpang Air Itam telah memenuhi pesyaratan secara kualitas dan kuantitas, dimana secara waktu, pekerjaan perluasan persimpangan telah mencapai progress 100% tepat seperti rencana waktu yang ditetapkan yakni di bulan ketiga atau selesai seperti masa jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yakni 150 hari. Pada bulan kesatu, progress pekerjaan yang dilapangan adalah 3,826%; Pada bulan kedua, progress pekerjaan adalah 18,231%; Pada bulan ketiga, progress pekerjaan adalah 44,782%; Pada bulan keempat, progress pekerjaan yang dilapangan tercapai 71,608%; dan pada bulan kelima progress pekerjaan tercapai 100% sesuai dengan kontrak kerja antara Kontraktor Pelaksana dan Dinas PU BMTR Provinsi Sumatera Selatan. Secara mutu pekerjaan, pada bulan Juli 2023 pihak kontraktor telah menyerahkan Sample material ke Laboratorium untuk diuji dalam pembuatan DMF ( Design Mix Formula). Pembuatan Design Mix Formula dilakukan oleh UPTD Laboratorium Bahan Konstruksi Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan. Untuk hasil pengujian kendali mutu bahan (DMF AC-WC) sudah sesuai dan mengacu terhadap standar spesifikasi
Copyrights © 2024