Budidaya ubi kayu di lahan suboptimal menghadapi tantangan serius akibat praktik pertanian intensif yang berdampak pada penurunan kadar C-organik (C-org) tanah. C-organik merupakan komponen penting dalam menjaga kesuburan dan keberlanjutan agroekosistem. Artikel ini menyajikan kajian sistematis terhadap teknik-teknik budidaya ubi kayu yang terbukti mampu meningkatkan kadar C-org tanah. Metode yang digunakan berupa telaah pustaka terhadap 287 artikel ilmiah yang disaring menjadi 22 artikel relevan berdasarkan kriteria tertentu. Hasil kajian mengelompokkan teknik budidaya ke dalam lima kategori utama: pengolahan lahan konservatif, pemupukan organik, penanaman tanaman penutup tanah (Legume Cover Crop/LCC), sistem tumpangsari dan rotasi tanam, serta pengendalian gulma berbasis ekologi. Teknik-teknik ini terbukti mampu meningkatkan kadar C-org tanah secara signifikan, dengan pendekatan berbasis organik dan kearifan lokal petani berperan penting dalam keberhasilan implementasinya. Integrasi antara ilmu pengetahuan modern dan praktik tradisional menjadi kunci dalam pengembangan sistem budidaya ubi kayu yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Copyrights © 2024