Barotrauma merupakan kasus cedera nonfatal terbanyak yang sering kali terjadi pada penyelam (divers). Ocular barotrauma yaitu cedera pada mata dan struktur periokular akibat adanya tekanan negatif yang dapat terjadi pada seorang penyelam. Pelaksanaan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab, manifestasi klinis, dan penanganan barotrauma okular pada penyelam. Metode yang digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah menggunakan metode kualitatif berupa studi literatur dari berbagai jurnal nasional dan internasional. Hasil yang didapat pada penelitian ini adalah barotrauma okular dapat menyebabkan terjadinya edema palpebra, nyeri pada mata, hifema, ekimosis, dan subconjunctival hemorrage. Pada orang-orang dengan kondisi memiliki gelembung gas di intraokular dapat mengalami kebutaan karena oklusi arteri retina sentralis. Barotrauma okular dapat sembuh dengan spontan, namun beberapa di antaranya juga memerlukan penanganan bedah bila terjadi komplikasi.AbstractBarotrauma is the most common nonfatal injury that often occurs in divers. Ocular barotrauma is an injury to the eye and periocular structures due to negative pressure that can occur in a diver. The purpose of this study was to determine the causes, clinical manifestations, and treatment of ocular barotrauma in divers. The method used in conducting this research is qualitative methods in the form of literature studies from various national and international journals. The results in this study are ocular barotrauma can cause palpebral edema, eye pain, hyphema, ecchymosis, and subconjunctival hemorrhage. In people with the condition of having gas bubbles in the intraocular can experience blindness due to central retinal artery occlusion. Ocular barotrauma can heal spontaneously, but some of them also require surgical treatment if complications occur.
Copyrights © 2023