Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi persepsi mahasiswa terhadap penggelapan pajak. Fokus utama penelitian ini adalah pada variabel keadilan pajak, sanksi hukum pajak dan gender sebagai determinan utama dalam membentuk persepsi mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 100 mahasiswa Program Studi Akuntansi dan Perpajakan yang telah menempuh mata kuliah perpajakan di Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa keadilan pajak dan gender berpengaruh signifikan terhadap persepsi penggelapan pajak, sedangkan sanksi hukum pajak tidak memberikan pengaruh yang signifikan secara parsial. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap persepsi mahasiswa mengenai penggelapan pajak. Temuan ini mengindikasikan bahwa persepsi mahasiswa lebih dipengaruhi oleh nilai-nilai keadilan dan faktor sosial dibandingkan oleh ancaman sanksi hukum semata. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan edukatif dan peningkatan kepercayaan terhadap sistem perpajakan dalam upaya menekan praktik penggelapan pajak, khususnya pada generasi muda.
Copyrights © 2023