PT Pos Indonesia telah resmi melakukan perubahan identitas merek sejak 16 November 2023menjadi PosIND. PosIND melakukan rebranding atau memperkenalkan kembaliperusahaannya yang telah mengalami perubahan identitas kepada masyarakat sebagai upayamenuju badan usaha milik negara (BUMN) logistik yang modern. Hal tersebut yang membuatpeneliti ingin mengetahui bagaimana strategi branding PosIND. Penelitian ini menggunakanteori strategi rebranding dari Muzellec dengan empat dimensi yaitu repositioning, renaming,redesign, dan relaunching (Muzellec & Lambkin, 2006). Metode penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus yang memberikan gambarankomprehensif dan kompleks melalui pandangan mendetail melalui teknik pengumpulan dataobservasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan melalui Instagram, TikTok,Twitter, dan website PosIND. Peneliti melakukan wawancara dengan tiga informan danmelaksanakan dokumentasi. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perubahanskala perusahaan menjadi perusahaan logistik, kompetensi keahlian karyawan, perubahannama, tagline, logo, simbol, dan warna. PosIND juga melakukan pemberitahuan informasimengenai rebranding perubahan identitas merek melalui beberapa platform internal sepertiWahana Pos Indonesia dan melakukan forum group discussion (FGD), serta platform eksternalperusahaan seperti media massa, media sosial perusahaan, event korporat, dan corporate socialresponsibillity (CSR).
Copyrights © 2025