Abstrak Masalah kerusakan lingkungan dalam perspektif Islam adalah tentang akhlak. Masalah kerusakan lingkungan didasarkan pada antroposentrisme. Selanjutnya, antroposentrisme didukung oleh skala pertumbuhan ekonomi yang digerakkan oleh kapitalisme. Sementara itu kapitalisme membutuhkan sumberdaya alam, disisi lain, hak lingkungan diabaikan. Resistensi antroposentrisme adalah biosentrisme dan ekosentrisme. Etika merupakan nilai yang diterima secara universal. Sementara itu, Islam mengajarkan hidup harmoni dengan alam. Dalam Al-Qur`an, Allah SWT sebagai pencipta mengutamakan lingkungan untuk penggunaan umat manusia. Manusia sebagai penjaga, pemelihara alam. Namun manusia bukanlah penguasa alam. Masalah lingkungan memiliki dampak buruk bagi kehidupan manusia. Kelangkaan sumber daya alam sering dianggap sebagai sumber potensi terjadi komplik bencana.
Copyrights © 2017