Abstrak Indonesia, sebagai negara kepulauan dengan garis pantai yang panjang, menghadapi tantangan abrasi dan erosi akibat faktor alam dan aktivitas manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi kerusakan pantai Bemu, Pulau Seram, yang terletak di tepi Laut Banda, melalui analisis hidrodinamika guna menentukan penempatan struktur keras (revetment) yang tepat. Metode penelitian mencakup pengumpulan data primer melalui survei lapangan, seperti data pasang surut, arus, dan gelombang, serta pengolahan data sekunder berupa data angin. Analisis juga dilakukan dengan bantuan perangkat lunak untuk memvalidasi model. Hasil menunjukkan bahwa struktur keras revetment perlu diletakkan pada ketinggian 1,50 meter untuk mereduksi kerusakan pantai lebih lanjut. Kecepatan angin dominan dari arah selatan (59,87%), dan jenis gelombang rencana adalah swell dengan tinggi gelombang ekstrim 1,58 meter. Penelitian ini menekankan pentingnya penanggulangan abrasi secara efektif melalui pendekatan berbasis hidrodinamika. Kata kunci: kerusakan pantai, pulau seram, hard structure Abstract Indonesia, as an archipelagic country with an extensive coastline, faces challenges of coastal erosion and abrasion due to natural factors and human activities. This research aims to mitigate coastal damage at Bemu Beach, Seram Island, located along the Banda Sea, by utilizing hydrodynamic analysis to determine the optimal placement of hard structures (revetments). The research methodology includes primary data collection through field surveys, such as tidal, current, and wave data, along with secondary data analysis, including wind data. The analysis was supported by software modeling to validate the results. Findings indicate that the revetment should be placed at an elevation of 1.50 meters to effectively reduce further coastal damage. The dominant wind speed is from the south (59.87%), with the planned wave type being swell, having an extreme wave height of 1.58 meters. This study underscores the importance of effective coastal abrasion control through hydrodynamic approaches. Keywords: coastal damage, Seram Island, hard structure
Copyrights © 2024