Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemudahan penggunaan marketplace terhadap keputusan pembelian Generasi Z dengan frekuensi belanja online sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden Generasi Z yang aktif berbelanja melalui marketplace daring. Hasil analisis menunjukkan bahwa model penelitian memiliki kecocokan yang baik dengan nilai SRMR sebesar 0,033 dan NFI sebesar 0,904. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan marketplace berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien sebesar 0,928 dan p-value 0,000. Sementara itu, frekuensi belanja online tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (p = 0,379) serta tidak memoderasi hubungan antara kemudahan penggunaan marketplace dan keputusan pembelian (p = 0,512). Hal ini menunjukkan bahwa keputusan pembelian Generasi Z lebih banyak dipengaruhi oleh kemudahan dan pengalaman pengguna dibandingkan dengan intensitas belanja mereka. Temuan ini menegaskan bahwa faktor kemudahan penggunaan menjadi kunci utama dalam mendorong keputusan pembelian konsumen muda di era digital. Oleh karena itu, pengelola marketplace perlu berfokus pada peningkatan pengalaman pengguna (user experience) melalui desain antarmuka yang sederhana, kecepatan transaksi, serta sistem pembayaran yang aman dan efisien.
Copyrights © 2025