Industri minyak dan gas menghasilkan produced water yang mengandung kontaminan hidrokarbon dan memerlukan pengolahan sebelum diinjeksikan kembali ke sumur atau dilepas ke lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengamati dan mengevaluasi kinerja operasi Hydrocyclone Package PE-0901 di Produced Water Injection Unit (PWIU) Central Processing Plant Gundih dalam memisahkan hidrokarbon dari air terproduksi. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional deskriptif analitik berbasis pengamatan lapangan, dengan mengumpulkan data operasi harian selama periode 17-30 April 2024. Data yang dikumpulkan meliputi laju alir inlet, overflow, dan underflow yang dianalisis untuk menghitung flow split ratio sebagai indikator efisiensi pemisahan. Hasil penelitian menunjukkan laju alir rata-rata inlet sebesar 680.21 BPD, overflow 50.73 BPD, dan underflow 629.48 BPD, dengan flow split ratio yang mengindikasikan dominasi aliran air menuju degassing column. Pengaturan bukaan valve pada jalur overflow dan underflow berperan penting dalam mengoptimalkan efisiensi pemisahan. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa hydrocyclone PE-0901 efektif dalam pre-treatment produced water, berkontribusi pada peningkatan efisiensi sistem pengolahan air dan membantu memenuhi standar lingkungan dengan menurunkan kandungan hidrokarbon sebelum tahap degassing, sehingga mengurangi beban proses pengolahan selanjutnya dan meminimalkan risiko pencemaran lingkungan.
Copyrights © 2025